Pendidikan merupakan hak yang harus diterima oleh segenap lapisan masyarakat. Namun, hal itu bak fatamorgana bagi beberapa kalangan, khususnya kalangan menengah kebawah.
Tujuan pendidikan yang luhur dalam membina pemahaman, karakter, dan keterampilan masyarakat akhir-akhir ini telah bergeser menjadi sebuah ajang bisnis yang menggiurkan. Setiap tahun ajaran berganti selalu diiringi dengan peningkatan biaya untuk mengecap pendidikan. Dampaknya, banyak orang tua yang tidak dapat meneruskan sekolah anaknya kejenjang yang lebih tinggi. Terlebih di tengah kondisi krisis ekonomi yang tak kunjung usai.
Bagi anak-anak yatim_tidak mempunyai ayah yang bertindak sebagai tulang punggung ekonomi keluarga_, harapan untuk tetap bersekolah sangatlah kecil. Biaya yang demikian tinggi membuat kebanyakan dari mereka harus memeras keringat dan membanting tulang. Jangankan bersekolah, terkadang untuk sesuap nasipun harus mereka dapatkan dengan kerja keras.
Alhamdulillah, kami Yayasan An Najiyah Al IslamiyahBandung, turut aktif dalam kegiatan pendidikan dan kegiatan-kegiatan Islami. Salah satu fokus perhatian Yayasan An-Najiyah Islamiyah adalah berupaya agar anak-anak yatim (tidak mempunyai bapak atau Ibu) tetap dapat melanjutkan sekolahnya tanpa dipungut biaya (gratis).
Yayasan An Najiyah Al Islamiyahdidirikan pada tahun 2004 melalui akta notaris Dr. Wiratni, SH No. 31/2004. Diatas Tanah seluas 3300 m2, yayasan telah berhasil membangun sebuah komplek pendidikan (Ma’had), yang juga diberi nama yang sama dengan nama yayasan yaitu Ma’had An Najiyah Al Islamiyah.
Dengan sumberdaya yang dimiliki oleh aktivis da’wah di Bandung, Yayasan ini juga berupaya tak hanya sekedar memberi pendidikan gratis bagi anak yatim, melainkan pendidikan unggulan yang berbasis kompetensi. Pengajaran tiga bahasa (Arab, Indonesia, Inggris), komputer, ketrampilan kewanitaan, membuat pengetahuan umum mereka tak kalah dibanding siswa lainnya. Selain itu, target hafalan dua (2) juz Al Qur'an per tahun serta materi keagamaan lainnya, membuat siswa diharapkan dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak yang baik. Untuk mewujudkan pendidikan unggulan bagi anak yatim dan fakir miskin ini, Yayasan An Najiyah didukung oleh tenaga-tenaga muda dengan semangat perjuangan tinggi yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka seperti ITB, ITENAS, UNPAD, UGM, UPI, STBA Yapari, STIE YPKP, IKOPIN dan lain sebagainya.
Sebagai bentuk komitmen Yayasan An Najiyah Al Islamiyah untuk membantu pemerintah dalam menolong fakir miskin dan yatim, maka fakir miskin yang menyekolahkan anaknya mendapatkan keringanan dalam biaya pendidikan. Sedangkan yatim mendapatkan beasiswa penuh berupa biaya pendidikan, makan, asrama, buku paket, dan fasilitas lainya secara gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun. Saat ini, 40 persen siswa An-Najiyah adalah anak yatim dan 45 persen lainnya adalah fakir miskin.Yayasan An Najiyah Al Islamiyah beranggapan bahwa anak-anak yatim memiliki hak yang sama dengan anak lainnya. Selain itu terdapat banyak keutamaan pada diri mereka. Alhamdulillah, pada tahun kedua, yayasan telah dapat mewujudkan sedikit bagian dari cita-citanya. Tentu saja untuk dapat terus konsisten melaksanakan hal tersebut, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan banyak pengorban, tenaga, pikiran, dan kesabaran. Walau begitu, kami yakin Allah tetap akan menolong kami.
Sebagaimana sebuah yayasan yang independen dan non partisan, Yayasan An Najiyah Al Islamiyah Bandung haruslah dapat menggali segala sumber potensi yang ada dalam membiayai kegiatan-kegiatannya. Di antara sumber tersebut yang sedang terus diusahakan adalah pencarian donatur dan kegiatan usaha.
Ditengah-tengah mahalnya biaya pendidikan unggulan, kami berharap kehadiran kami akan menjadi penyeimbang bagi timpangnya kualitas pendidikan antara si kaya dan si miskin. Kami berharap agar kerja kami yang berat ini dimudahkan oleh Allah Subhanahuwata'ala. Dan semoga Allah mengetuk hati kaum muslimin untuk dapat turut membantu amanah yang kami emban ini.