Mungkin diantara kita ada yang pernah mengalami kejadian berikut ini saat seseorang mengeluh ketika diajak untuk shalat berjama'ah di masjid, ia berkata: "Wah saya malu, saya ini kotor, terlalu banyak dosa. Hidup saya penuh lumpur dosa." Satu sisi ada baiknya, ketika kita masih punya rasa malu dan menyadari punya dosa. Karena memang setiap orang pasti punya dosa. Adalah menjadi sesuatu yang tidak pantas ketika hal itu dijadikan sebagai alasan untuk menolak melakukan kebaikan, seperti ikut pengajian dan shalat berjam'ah ke masjid.
Padahal dengan shalat, dosa dan kesalahan seseorang akan terkikis. Bukankah ajaran Islam merupakan pentazkiyah (penyuci), baik noda hati maupun dosa. Perlu kita ingat kembali bahwa petunjuk Islam yang mengantarkan pada pembersihan dosa. Sebagai pendosa mestinya tidak layak untuk malu melakukan kebaikan yang akan membersihkan dirinya, sementara tidak malu untuk melakukan berbagai kemaksiatan. Berikut ini langkah-langkah pengikis dosa, sekaligus sarana untuk menggapai surga:
1. TAUBAT
"Barangsiapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya". (HR. Muslim, no. 2703)
Dalam riwayat lain:
"Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla menerima taubat seorang hamba selama ruh belum sampai ditenggorokan".
2. MENUNTUT ILMU
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan ilmu itu jalan menuju ke surga". (HR. Muslim, no. 2699)
3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH SUBHÂNAHU WA TA'ÂLA
"Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci di sisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata; ‘Tentu', lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; ‘Dzikir kepada Allah'. (HR. at-Tirmidzi, no. 3347)
Dari Abu Dzar Al-Ghifari rodhiallohu ‘anhu dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda meriwayatkan firman Alloh ‘azza wa jalla, bahwa Dia berfirman, “Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya
Read more...Dari Abu Malik Al-Harits bin Ashim Al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, Dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Al
Read more...Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdullah Al-Anshori rodhiallohu ‘anhu. Bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, “Apa pendapatmu bila aku telah sholat lima
Read more...Dari Abu Amr - ada yang mengatakan Abu Amrah - Sufyan bin Abdillah Ats-Tsaqafi rodhiallohu ‘anhu. Dia berkata, “Wahai Rasulullah, Katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam, yang tidak
Read more...Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al-Anshari Al-Badri rodhiyallohu ‘anhu Dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sesungguhnya sebagian ajaran yang masih dikenal
Read more...Dari Abul Abbas Abdulloh bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Suatu hari aku berada di belakang Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda , “Nak, aku akan ajarkan kepad
Read more...