Menjadi Motor Penggerak dan Kunci Kebaikan

Saturday, 15 May 2010 02:23
Print PDF
Siapa saja yang ingin menjadi kunci kebaikan dan penutup pintu kejelekan, ia mesti menempuh cara-cara berikut ini:
  1. Ikhlas dalam seluruh perkataan dan perbuatan. Karena ikhlas adalah pondasi seluruh kebaikan dan mata air seluruh keutamaan.
  2. Berdo’a dan terus-menerus meminta taufik kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala supaya memperoleh kemudahan untuk merealisasikan cita-cita tersebut. Sebab do’a adalah pembuka pintu setiap kebaikan. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menolak seorang hamba yang berdo’a kepada-Nya, dan juga tidak mengesampingkan seorang mukmin yang memanggil-Nya.
  3. Semangat untuk mencari dan menggapai ilmu yang bermanfaat. Sungguh, ilmu akan mengantarkan kepada berbagai keutamaan dan budi pekerti yang luhur, serta berfungsi sebagai penghalang dari perilaku rendah dan dosa-dosa besar.
  4. Serius untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, terutama dalam menjalankan ibadah-ibadah wajib, dan lebih khusus tentang ibadah shalat. Sungguh, shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
  5. Menghiasi diri dengan akhlak yang mulia dan tinggi, dan menjauhi moral yang rusak dan perilaku buruk.
  6. Berteman dengan akhyar (orang-orang pilihan) dan duduk bersama dengan orang-orang shalih. Sesungguhnya majelis mereka dihadiri para malaikat, dinaungi oleh rahmat. Sebaliknya, harus waspada jangan sampai duduk bersama orang-orang bermoral buruk karena majelis mereka didatangi oleh syaitan.
  7. Menasehati orang lain saat bergaul dan berinteraksi dengan sesama hingga dapat menyibukkan mereka dengan kebaikan dan memalingkan mereka dari keburukan. Mengingatkan sesama kepada hari akhir dan saat-saat seseorang berdiri dihadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala Rabbul-‘alamin. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas orang baik dengan kebaikan dan orang jelek dengan kejelekannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. al-Zalzalah: 7-8).
  8. Landasan dari itu semua, ialah adanya kemauan kuat pada diri seorang hamba terhadap kebaikan dan keinginan memberi manfaat kepada orang lain. Kapan saja kemauan itu muncul, niat telah merencanakan, dan tekad telah kian menguat, kemudian dilanjutkan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam menjalankannya, serta berbuat sesuai dengan kaidah syariat, sehingga dengan izin dari Allah, ia akan menjadi salah satu kunci kebaikan dan penutup pintu kejelekan.
Prof. Doktor ‘Abdur-Razzaq bin ‘Abdul-Muhsin al-‘Abbad - Guru Besar di Universitas Islam Madinah KSA
(Disalin oleh Abu Aslam dari Majalah As-Sunnah Edisi 08 Th. XII)

Newer news items:
Older news items:

Hadits Arba'in

Larangan Berbuat Dholim

Dari Abu Dzar Al-Ghifari rodhiallohu ‘anhu dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda meriwayatkan firman Alloh ‘azza wa jalla, bahwa Dia berfirman, “Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya

Read more...
Bersuci adalah Separuh Keimanan

Dari Abu Malik Al-Harits bin Ashim Al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, Dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Al

Read more...
Laksanakan Syariat Islam

Dari Abu Abdillah Jabir bin Abdullah Al-Anshori rodhiallohu ‘anhu. Bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam, “Apa pendapatmu bila aku telah sholat lima

Read more...
Istiqomahlah

Dari Abu Amr - ada yang mengatakan Abu Amrah - Sufyan bin Abdillah Ats-Tsaqafi rodhiallohu ‘anhu. Dia berkata, “Wahai Rasulullah, Katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam, yang tidak

Read more...
Milikilah Sifat Malu

Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al-Anshari Al-Badri rodhiyallohu ‘anhu Dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sesungguhnya sebagian ajaran yang masih dikenal

Read more...
Mintalah Pertolongan Kepada Alloh

Dari Abul Abbas Abdulloh bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata: Suatu hari aku berada di belakang Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda , “Nak, aku akan ajarkan kepad

Read more...